Faith Beyond Your Ability

Lee Burns- faith beyond your ability

Spirit lead me where my trust is without borders
Coba pikirkan: are u living what u are singing? Apa kamu bener2 menghidupi nyanyian itu? Roh Kudus tuntun aku ke tempat dimana kepercayaanku tanpa batas dan dimana aku bisa berjalan di atas air–> pernyataan iman yg sangat outstanding, karena kita cenderung meng-kotakan Tuhan dan membatasi Dia.
Jd dalam lagu ini kita seakan2 menyatakan: Tuhan keluarkan aku dari kotak ini, dan tuntun aku ke tempat dimana aku tidak pernah pergi.

Miracles: unexplained things yg violated natural laws.

Roh Kudus sering mencoba mengeluarkan kita dari kotak dan membawa kita melihat hal2 yang tidak kita ketahui.

Apabila manusia berkata : tidak mungkin. Dan Tuhan berkata : mungkin!
Jangan sampai kita terperangkap dalam kata2 manusia, dan fokuslah pada apa yg Tuhan katakan. And then show to the world it can be done. Karena apa yg impossible hari ini, apabila besok possible, org2 baru mengakui klo itu possible.

Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!”, lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!” Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau Anak Allah.” (Matius 14:24-31, 33 TB)

Siapakah karakter2 yang diperankan oleh tokoh2 dalam cerita ini:
– Jesus yg sedang berjalan di atas air.
– Petrus dan teman2nya yang berada di sisi Yesus (bukan orang Farisi yg menentangnya)

Yesus tentulah sedang mau mengajar murid2nya. Perubahan yg diharapkan terjadi adl perubahan murid2 utk menjadi semakin seperti Yesus.
Semua perubahan apapun yg terjadi pasti melibatkan : Change of beliefs & values

Prinsip Archimedes ttg benda yang mengapung : tekanan dari bawah dan dari atas harus sama sehingga benda tsb bisa mengapung.

Dalam hal ini yang terjadi adalah change of beliefs terhadap values of life (hukum archimedes).
Saat Yesus berjalan di atas air dia mengatakan dlm alkitab indonesia “tenanglah, jangan takut”, dalam terjemahan bahasa inggris : “take courage”

Secara pikiran manusia, kita akan lebih menpercayai hukum archimedes daripada perintah Tuhan yang berkata : mari kemari.

Saat petrus nekat berdiri, dan beneran bisa berdiri, dia mulai melepaskan hukum archimedes itu. Lalu dia mulai berjalan ke arah Yesus.

Yang Yesus katakan : take courage!
Karena Dia tau Petrus ngga punya keberanian itu, karena Dia memberikan keberanian itu.
Yang perlu kita lakukan hanyalah : ambil keberanian itu.
Karena Dia tau, kita sendiri ga sanggup. Kita ga punya keberanian itu.

Tanyakan kepada dirimu saat ini: dalam hal apa Yesus menginginkanmu mengambil keberanian?
Seringkali iman kita berkitaran pada hal2 yang sudah kita mengerti dan kita sudah nyaman. Tapi Allah ingin menbawa kita ke tempat2 yang baru yg tidak pernah kita lihat.

Yang harus dilakukan:
1. Take courage. Karena courage dari Tuhan akan mengalahkan Fear kita.

2. Step forward. Ketaatan selalu menuntut tindakan. Allah selalu ingin menuntun kita dalam ujian iman yang semakin dalam.
Apa yg kita bisa pelajari dr Petrus: dia adl manusia sama kayak kita, yang punya kelemahan dan kesalahan juga, namun Yesus tdk pernah mengalihkan pandangan dari Petrus, Yesus berhasil mengeluarkan potensi dari Petrus, dan tidak pernah melihat kelemahan Yesus.

Terjemahan asli take courage adl: “take courage, I am”
“Take courage, Aku adalah Aku. ” pada saat Tuhan berkata pada musa “I am” .
Yesus adl Tuhan yg sama yang sedang berkata pada musa.

3. Keep focus
Petrus melihat angin ribut dan mulai takut.
Saat kepala ilang fokus dan kita tertunduk ke bawah, kita akan mulai takut.
Misal : saat bisnis buruk, kita mulai tenggelah dan tertunduk, dan lupa fokus sama Tuhan.
Saat relationship kamu sedang buruk, kita mulai tenggelam dan tertunduk. Lupa fokus sama Tuhan.

Kita seringkali fokus pada kelemahan kita dan lupa Fokus pada Tuhan: this is how man sees man. Tapi cara Tuhan melihat kita tdk seperti itu.

Kita tau kita punya kelemahan, tapi Yesus ga fokus pada kelemahan kita, Dia fokus pada potensi kita. Sama seperti Bapa yg sedang mengajar anak berjalan, Dia ga akan marah2 dan bilang “u stupid child”, Dia akan ajar kita untuk berjalan terus.

karena Dia tau : kita sedang terus berjalan ke arah Dia

Comfort produce certainty, and certainty produce comfort
Tapi uncomfort produce growth.

Untuk mengetahui pribadi Allah yang kita belum pernah tau sebelumnya, kita perlu melangkah dengan cara yang berbeda. Keluar dari cara2 biasa kita. Saat Yesus dan Petrus kembali ke kapal, ada 11 org di kapal yang memuji Tuhan malam itu, namun hanya 1 orang yg keluar dari kapal dan mencoba.

20130923-072312.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s