Benih Masa Depan

Benih masa depan
Ps. Jeffrey Rachmat

Kita sudah belajar selama 2 minggu ini tentang bagaimana kebiasaan terbentuk dan bagaimana seseorang dapat kecanduan meskipun sadar bahwa kebiasaannya tidak baik.

The habit loop scheme: Cue —– Routine —– Reward (craving)

Untuk meninggalkan kebiasaan buruk kita harus memperhatikan apa yang menjadi pemicu dan mencari apa sih yang sebenarnya kita inginkan? Sebab sangat sulit untuk dapat meninggalkan kebiasaan lama tanpa memulai dengan kebiasaan yang baru.

Efesus 4:28-29
Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan. Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Semuanya dimulai dari memperbaharui cara kita berpikir, mengganti cara berpikir yang lama dengan yang baru.

Roma 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah:apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Don’t copy the behavior and customs of this world, but let God transform you into a new person by changing the way you think. Then you will learn to know God’s will for you, which is good and pleasing and perfect. (Romans 12:2 NLT)

Banyak orang tidak menganggap kebiasaan sebagai sesuatu yang penting utk diperhatikan, menganggapnya sepele namun justru kebiasaanlah yg menyebabkan keberhasilan atau kegagalan hidup seseorang. Sama seperti benih yang kecil tetapi apabila sudah tumbuh menjadi sesuatu yang besar.

Matius 13:31-32
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata- Nya:”Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung- burung di udara datang bersarang pada cabang- cabangnya.”

Biasanya yang kecil akan berbuahkan sesuatu yang besar dalam jangka waktu tertentu.

Itu sebabnya mengapa The Seven Habits of Highly Effective People, buku yang ditulis oleh Stephen R.Covey merupakan salah satu dari “The 25 Most Influential Business Management Books”, oleh Times.

Semua juara dunia mempunyai kegiatan rutin, mereka tidak berlatih pada saat mereka hendak bertanding saja tetapi ada kebiasaan yang terus mereka pelihara meskipun mereka tidak sedang bertanding dan kebiasaan itulah yang mengantar mereka memenangi pertandingan yang mereka hadapi.

Your future is the fruit of your daily routine.

Banyak di antara kita mau menang dalam menghadapi percobaan hidup namun mereka baru sungguh-sungguh mencari Tuhan atau cuma pergi ke gereja atau sibuk berdoa atau baca Firman Tuhan pada saat Anda menghadapi percobaan.

Matius 7:24-27
“Setiap orang yang mendengar perkataan- Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan- Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

1 Samuel 17:34-36
Tetapi Daud berkata kepada Saul:”Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya. Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup.”

Kebiasaan Daudlah yang menghantar dia menjadi pembunuh raksasa.

Kebiasaan Anda menabung, kebiasaan Anda berolah-raga, kebiasaan Anda mengucap syukur, kebiasaan Anda bergantung kepada Tuhan, kebiasaan Anda membaca Firman Tuhan akan menghantar Anda untuk mengalahkan apa saja yang sedang menghadang Anda.

Namun sebaliknya kebiasaan Anda berbohong, kebiasaan Anda mengambil yang milik orang lain, kebiasaan Anda bergadang, kebiasaan Anda merokok akan mengantar Anda ke tempat yang Anda tidak suka seperti rumah sakit, pengadilan, penjara, pusat rehab, dll.

Kejadian 41:32-37
Sampai dua kali mimpi itu diulangi bagi tuanku Firaun berarti:hal itu telah ditetapkan oleh Allah dan Allah akan segera melakukannya. Oleh sebab itu, baiklah tuanku Firaun mencari seorang yang berakal budi dan bijaksana, dan mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir. Baiklah juga tuanku Firaun berbuat begini, yakni menempatkan penilik- penilik atas negeri ini dan dalam ketujuh tahun kelimpahan itu memungut seperlima dari hasil tanah Mesir. Mereka harus mengumpulkan segala bahan makanan dalam tahun- tahun baik yang akan datang ini dan, di bawah kuasa tuanku Firaun, menimbun gandum di kota- kota sebagai bahan makanan, serta menyimpannya. Demikianlah segala bahan makanan itu menjadi persediaan untuk negeri ini dalam ketujuh tahun kelaparan yang akan terjadi di tanah Mesir, supaya negeri ini jangan binasa karena kelaparan itu. ” Usul itu dipandang baik oleh Firaun dan oleh semua pegawainya.

Kejadian 41:47-49
Tanah itu mengeluarkan hasil bertumpuk- tumpuk dalam ketujuh tahun kelimpahan itu, maka Yusuf mengumpulkan segala bahan makanan ketujuh tahun kelimpahan yang ada di tanah Mesir, lalu disimpannya di kota- kota; hasil daerah sekitar tiap- tiap kota disimpan di dalam kota itu. Demikianlah Yusuf menimbun gandum seperti pasir di laut, sangat banyak, sehingga orang berhenti menghitungnya, karena memang tidak terhitung.

Kejadian 41:53-57
Setelah lewat ketujuh tahun kelimpahan yang ada di tanah Mesir itu, mulailah datang tujuh tahun kelaparan, seperti yang telah dikatakan Yusuf; dalam segala negeri ada kelaparan, tetapi di seluruh negeri Mesir ada roti. Ketika seluruh negeri Mesir menderita kelaparan, dan rakyat berteriak meminta roti kepada Firaun, berkatalah Firaun kepada semua orang Mesir:”Pergilah kepada Yusuf, perbuatlah apa yang akan dikatakannya kepadamu.” Kelaparan itu merajalela di seluruh bumi. Maka Yusuf membuka segala lumbung dan menjual gandum kepada orang Mesir, sebab makin hebat kelaparan itu di tanah Mesir. Juga dari seluruh bumi datanglah orang ke Mesir untuk membeli gandum dari Yusuf, sebab hebat kelaparan itu di seluruh bumi.

Bayangkan bagaimana hasilnya kalau selama 10 tahun kita:
Complaining vs thanksgiving.
Smoking vs exercise.
Going to church with learning attitude vs out of obligation
Savings vs excessive spending.

Rokok Rp 15,000 per bungkus per hari, setahun Rp 5,475,000.
Rokok Rp 25,000 per bungkus per hari, setahun Rp 9,125,000.

Ganti uang sekolah anak, premi asuransi, liburan keluarga?

Efesus 5:15-17
Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari- hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

<a href="http://http://youtu.be/wQLHwSphu-M“>the power of habit

how to say no to almost everything

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s